Posum ekor sikat (Trichosurus vulpecula) salah satu mamalia berkantung dari Australia. Foto: iNaturalist
Animalium News

Pembelajaran Sosial Posum, Si Mamalia Berkantung

Jakarta (Animalium.id) – Mamalia berkantung yang aktif saat malam hari ternyata mampu mengambil pelajaran dari sesamanya (pembelajaran sosial). Ada spekulasi yang menyebut pembelajaran sosial dapat berkontribusi menghindari perangkap dan umpan yang diberikan pada satwa invasif seperti posum ekor sikat (Trichosurus vulpecula). Salah satu mamalia nokturnal berkantung yang belum pernah diteliti sebelumnya.

Peneliti dari Universitas Canterbury, Selandia Baru Emma J. Godfrey bersama timnya melakukan penelitian tentang pembelajaran sosial pada posum. Penelitian ini telah mereka publikasi dalam The Royal Society pada Januari 2023. Mereka melakukan pengamatan pada dua kelompok posum dewasa dengan jumlah yang berbeda.

Kelompok pertama terdiri dari 18 ekor posum, 6 ekor (4 betina dan 2 jantan) sebagai objek pertama yang mereka uji. Lalu 12 ekor lainnya (jantan saja) sebagai pengamat. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari 6 posum (2 ekor betina sebagai objek pertama yang diuji) dan 4 ekor jantan lainnya sebagai pengamat.

Masing-masing posum mereka letakkan dalam kandang dengan dinding terbuka yang hanya ditutupi jaring-jaring kawat. Hal ini memudahkan posum melihat aktivitas satu sama lainya.

Emma dan timnya memberikan posum objek pertama sebuah puzzle plastik yang berisikan makanan hewan tersebut. Mereka harus membuka puzzle tersebut untuk dapat memakan makanan yang tim peneliti berikan di dalamnya. Untuk mempermudah pengamatan, tim memasang kamera di setiap kandang.

Posum Mampu Meniru

Hasilnya, para posum objek pertama berhasil membuka puzzle pada sesi satu secara keseluruhan di hari ke 5. Emma dan tim menyimpulkan para posum berhasil membukanya dengan cara coba-coba karena posum liar tersebut belum pernah melakukan hal ini sebelumnya.

Sedangkan para posum pengamat yang juga tim berikan puzzle pada sesi kedua berhasil membuka puzzle baru (bentuk dan warna sama dengan puzzle sesi satu) lebih cepat hanya 1-3 menit saja.

Hasil tersebutlah yang menunjukan adanya pembelajaran sosial pada mamalia berkantung ini. Mereka dapat memecahkan puzzle dengan mudah setelah melihat posum lain melakukanya. Para posum ternyata dapat mempelajari dan meniru apa yang posum lain lakukan ketika berhadapan pada suatu hal yang baru.

Emma dan kawan-kawan dalam tulisannya menyebut temuan ini adalah bukti pertama adanya pembelajaran sosial pada posum ekor sikat yang berhasil mereka dokumentasikan dengan baik.

Butuh Penelitian Lanjutan

Posum ekor sikat (Trichosurus vulpecula) adalah mamalia berkantung asal Australia yang aktif pada malam hari. Pertama kali ditemukan pada tahun 1858 dan telah menjadi hama invasif utama di Selandia Baru.

Di tempat asalnya, posum biasanya hidup berjauhan dan relatif penyendiri (soliter). Sedangkan di Selandia Baru, tempat dimana melimpahnya makanan dan tidak adanya predator, mereka hidup berdekatan, sehingga meningkatkan potensi pembelajaran sosialnya.

Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan, jenis kelamin juga menjadi faktor yang memengaruhi pembelajaran sosial. Namun dalam penelitiannya kali ini Emma dan tim belum dapat membuktikanya secara jelas. Ia juga menyatakan dalam tulisannya, perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pembelajaran sosial pada posum untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhinya.

Penulis : Anisa Putri S

Editor : Ari Rikin

Sumber : Godfrey EJ, Cameron EZ, Hickling GJ. 2023. Social learning in a nocturnal marsupial: is it a possum-ability?. Biol. lett. 19: 202220460

[contact-form-7 id="49" title="Pendaftaran Event"]