Bahaya Ikan Sapu-Sapu dari Sumber Tercemar

Bahaya Ikan Sapu-Sapu dari Sumber Tercemar

Jakarta (Animalium.id) – Ikan sapu-sapu ternyata tergolong ikan introduksi yang bersifat invasif. Ikan yang berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan ini telah terintroduksi ke Indonesia. Bahkan jenis ikan ini bisa kita temukan di aliran sungai.

Terdapat berbagai jenis ikan yang kita kenal sebagai ikan sapu-sapu. Namun jenis Pterygoplichthys pardalis dan Hypostomus plecostomus yang lebih sering kita temukan. Kedua jenis ikan sapu-sapu tersebut berasal dari satu famili yang sama yaitu famili Loricariidae.

Sifatnya yang invasif membuat ikan sapu-sapu dapat bertahan hidup di berbagai kondisi habitat. Serta dapat tumbuh dalam waktu yang sangat cepat. Hal tersebut akan berdampak negatif pada keberadaan ikan asli Indonesia ataupun ikan asli habitat tersebut.

Tubuh ikan sapu-sapu berbentuk memanjang hingga 42,3 cm. Mulut ikan ini terletak di bawah dengan bibir berbentuk cakram. Sisik-sisik yang keras menutupi tubuhnya. Kecuali pada bagian ventral yang tidak tertutup sisik. Tekstur keras pada sisiknya membuat ikan sapu-sapu sulit untuk dimangsa predator.

Ikan Sapu-Sapu Mampu Bertahan Hidup di Air Tercemar

Di alam kita dapat menemukan ikan sapu-sapu di sungai, danau, dan lahan basah dengan suhu kisaran 23°-28°C. Menurut penelitian, ikan sapu-sapu mampu bertahan hidup pada kondisi air yang buruk dan tercemar logam berat.

Logam berat itu seperti tembaga (Cu), kadmium (Cd), dan timbal (Pb). Mereka biasa mengkonsumsi alga, lumut, cacing, larva serangga, dan telur ikan. Memiliki julukan janitor fish dan suckermouth fish ikan ini memiliki mulut penghisap yang dapat menempel pada permukaan yang halus.

Selain itu ikan sapu-sapu kerap masyarakat gunakan sebagai pembersih akuarium. Ikan ini senang memakan lumut-lumut pada dasar dan dinding akuarium. Ikan ini juga mampu mendekomposisi dan memakan sisa makanan biota air lainnya.

Selain itu, ikan sapu-sapu juga memiliki manfaat sebagai sumber protein hewani pada pembuatan pakan ikan patin dan ternak itik.

Menurut penelitian Hasnidar et al (2021), ikan sapu-sapu mengandung komposisi gizi yang lengkap seperti protein, asam lemak esensial dan asam amino dengan berbagai konsentrasi. Oleh sebab itu, direkomendasikan sebagai sumber makanan yang bergizi baik untuk konsumsi manusia.

Hati-Hati Jika Ingin Mengonsumsi Ikan Ini

Saat ingin mengonsumsinya, perhatikan kondisi habitat ikan sapu-sapu. Sebaiknya tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu dari sungai yang sudah tercemar logam berat dan bahan pencemar lainnya.

Hal tersebut dapat menimbulkan efek berbahaya bagi kesehatan manusia seperti keracunan akut, gangguan pada organ neurologi, fungsi ginjal, sistem repoduksi, sistem syaraf, bahkan kematian.

Di beberapa tempat di Indonesia, ikan sapu-sapu biasa masyarakat manfaatkan sebagai bahan pembuatan empek-empek, otak-otak, bakso hingga siomay.

Beberapa warga sekitar daerah aliran sungai (DAS) di Jakarta kerap kali memanfaatkan ikan sapu-sapu untuk mereka konsumsi. Ikan sapu-sapu yang baik untuk masyarakat konsumsi ialah yang berasal dari perairan yang jernih ataupun hasil ternak.

Penulis : Anisa Putri

Editor : Ari Rikin

Sumber : Berbagai sumber