Research Corner Things To Do Group Calendar Internship About Us Beli Paket Edukasi 🎟
Research Dynamic 2 October 2026 · Hania Chusni F

Menakjubkan! Dinosaurus Baru Kembali Tersua di China

Menakjubkan! Dinosaurus Baru Kembali Tersua di China

Sebelum burung modern menguasai udara, beberapa dinosaurus sudah memiliki tubuh dan bulu yang menunjukkan kemampuan beradaptasi untuk bergerak di udara. Salah satu kelompok yang menarik adalah Microraptorinae, kelompok dinosaurus theropoda kecil yang masih berkerabat dekat dengan burung. Namun, kemiripan antara microraptorine dan burung menimbulkan pertanyaan: apakah kemampuan terbang keduanya berasal dari nenek moyang yang sama, atau justru berevolusi secara terpisah?

Penelitian ini memperkenalkan fosil baru bernama Norellraptor barsboldi dan menggunakannya untuk menelusuri bagaimana struktur yang berhubungan dengan penerbangan berkembang pada microraptorine.

Lokasi Penemuan dan Metode Penelitian

Fosil ditemukan oleh seorang petani lokal di sekitar Lamadong, Jianchang County, Liaoning barat, Tiongkok. Spesimen tersebut kemudian disumbangkan ke Museum Hebei GEO University pada 2023. Fosil berasal dari Formasi Jiufotang, Kapur Awal, dan memiliki kerangka yang hampir lengkap serta sebagian jejak bulu.

Peneliti mempelajari bentuk tulang, susunan kerangka, serta jejak bulu fosil. Mereka juga melakukan analisis histologi tulang, yaitu mengamati struktur mikroskopis tulang radius untuk mengetahui pola pertumbuhan dan perkiraan usia individu. Analisis filogenetik kemudian digunakan untuk menentukan posisi Norellraptor dalam kelompok Paraves.

Hipotesis yang diuji adalah apakah kemiripan struktur penerbangan pada microraptorine dan burung berasal dari pola perkembangan yang diwariskan dari nenek moyang yang sama. Jika demikian, urutan kemunculan karakter penerbangan seharusnya menunjukkan pola yang serupa pada kedua kelompok.

Hasil Analisa Menakjubkan

Spesimen Norellraptor barsboldi memiliki panjang sekitar 57 cm dan kerangka yang sangat lengkap. Identifikasinya sebagai jenis baru tidak hanya berdasarkan satu ciri, tetapi kombinasi beberapa karakter tulang yang unik. Misalnya, bagian tengkoraknya memiliki bukaan tulang (fenestra) yang sangat berkembang, sementara tulang pubisnya melengkung lembut dan berakhir dengan bagian kaki yang kecil.

Perbandingan dengan kerabatnya semakin memperkuat identifikasi tersebut. Norellraptor berbeda dari Changyuraptor pada bentuk gigi dan struktur pergelangan tangan; dari Graciliraptor pada proporsi tulang metatarsal; dari Microraptor pada ukuran gigi dan bentuk beberapa tulang tengkorak; serta dari Wulong dan Zhongjianosaurus dalam kombinasi karakter tengkorak, pubis, ekor, sternum, dan tungkai.

Analisis filogenetik menempatkan Norellraptor sebagai anggota Microraptorinae, dekat dengan Zhongjianosaurus. Menariknya, sekitar 30% karakter evolusioner microraptorine juga muncul secara konvergen pada garis keturunan burung, tetapi urutan munculnya karakter tersebut berbeda. Artinya, kemiripan alat terbang keduanya lebih mendukung evolusi penerbangan secara tersendiri, bukan satu pola perkembangan yang diwariskan bersama.

Analisis tulang juga menunjukkan bahwa individu ini kemungkinan berusia setidaknya berusia tiga tahun ketika mati dan masih berada pada tahap juvenil akhir.

Penemuan Norellraptor barsboldi menambah satu potongan penting dalam sejarah evolusi dinosaurus berbulu. Fosil ini menunjukkan bahwa kemiripan antara dinosaurus microraptorine dan burung tidak selalu berarti keduanya membangun kemampuan terbang dengan cara yang sama. Evolusi dapat menghasilkan solusi yang mirip melalui jalur yang berbeda.


Wang, X., Ji, Y., Cau, A., Kundrát, M., Liu, Y., Wang, Y., & Ji, Q. (2026). Independent assembly of the flight apparatus in a non-avian dinosaur clade. Nature Communications, 17, 10074. https://doi.org/10.1038/s41467-026-77804-6

← Kembali ke Research Corner