Research Corner Things To Do Group Calendar Internship About Us Beli Paket Edukasi 🎟
Species Story 23 August 2026 · Hania Chusni F

Mengenal Sepat Biru, si Cantik Penghuni Rawa

Mengenal Sepat Biru, si Cantik Penghuni Rawa

Sepat biru atau gurami mutiara (Trichopodus leerii) merupakan ikan air tawar dari famili Osphronemidae yang dikenal karena pola tubuhnya yang menyerupai taburan mutiara. Keindahan tersebut menjadikannya populer sebagai ikan hias, tetapi di alam liar spesies ini bergantung pada habitat perairan tawar yang tenang dan bervegetasi lebat. Seperti kerabat dekatnya, gurami mutiara memiliki organ labirin yang memungkinkannya mengambil oksigen langsung dari udara. Adaptasi ini membantu ikan bertahan di perairan dengan kadar oksigen terlarut yang rendah.

Morfologi, Habitat, dan Persebaran

Tubuh gurami mutiara berbentuk pipih dari sisi ke sisi dan dapat mencapai panjang sekitar 12 cm. Warnanya abu-abu hingga kebiruan dengan bintik-bintik kecil berkilau menyerupai mutiara yang tersebar di seluruh tubuh. Sebuah garis gelap memanjang dari bagian kepala hingga pangkal ekor menjadi salah satu ciri khasnya. Sirip perutnya telah termodifikasi menjadi sepasang filamen panjang yang berfungsi sebagai alat peraba.

Spesies ini menghuni rawa, sungai berarus lambat, dan perairan dataran rendah dengan vegetasi lebat, termasuk rawa dengan air yang cenderung asam. Persebaran alaminya meliputi Semenanjung Malaya, Thailand, serta Indonesia, khususnya Sumatra dan Kalimantan. Penelitian terhadap koleksi Museum Zoologicum Bogoriense menunjukkan bahwa di Sumatra, T. leerii ditemukan pada jumlah lokasi yang lebih sedikit dibandingkan T. trichopterus dan T. pectoralis.

Perilaku Sosial dan Reproduksi

Gurami mutiara dapat hidup di antara vegetasi air dan cenderung memanfaatkan lingkungan tersebut sebagai tempat berlindung, mencari makan, dan berkembang biak. Saat musim reproduksi, jantan membangun sarang gelembung (bubble nest) di permukaan air. Sarang tersebut dibuat dari gelembung udara yang dicampur dengan lendir dan biasanya ditempatkan di antara tumbuhan air.

Jantan melakukan atraksi untuk menarik betina. Setelah pemijahan, telur yang telah dibuahi dikumpulkan dan ditempatkan di dalam sarang gelembung. Peran jantan kemudian menjadi sangat penting karena ia menjaga sarang dan melindungi telur hingga menetas. Perilaku ini merupakan salah satu bentuk perawatan induk yang menarik pada kelompok ikan gurami.

Status Konservasi

Secara global, Trichopodus leerii dikategorikan sebagai Near Threatened (Hampir Terancam). Ancaman utama terhadap populasi liar berkaitan dengan degradasi dan hilangnya habitat perairan, terutama rawa dataran rendah. Konversi lahan, perubahan kualitas air, dan berkurangnya vegetasi di sekitar perairan dapat mengurangi habitat yang dibutuhkan spesies ini. Karena itu, pelestarian rawa dan ekosistem air tawar menjadi langkah penting untuk menjaga keberadaan gurami mutiara di alam.

Menariknya, spesies yang sering dipelihara sebagai ikan hias ini justru menghadapi tantangan yang berbeda di habitat alaminya. Keindahan gurami mutiara tidak hanya terletak pada corak tubuhnya, tetapi juga pada adaptasi unik dan perilaku reproduksinya yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga ekosistem rawa Asia Tenggara.


Sumber:

← Kembali ke Research Corner