Indonesia merupakan salah satu pusat keanekaragaman ikan gobi (Famili Gobiidae) di dunia karena berada di kawasan Coral Triangle yang memiliki tingkat biodiversitas laut sangat tinggi. Salah satu kelompok gobi yang menarik perhatian adalah genus Tomiyamichthys, yaitu ikan gobi yang umumnya hidup berasosiasi secara mutualisme dengan udang pistol (famili Alpheidae).
Penelitian ini berawal dari ditemukannya dua individu ikan gobi oleh eksportir ikan hias laut di Banyuwangi, Jawa Timur. Secara morfologi, kedua spesimen tersebut memiliki kemiripan dengan Tomiyamichthys hyacinthinus yang baru dideskripsikan dari Jepang pada tahun 2025. Namun, sejumlah karakter tubuh memperlihatkan perbedaan yang konsisten sehingga peneliti menduga bahwa ikan tersebut merupakan spesies yang belum pernah dikenali sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk memastikan status taksonominya melalui pendekatan morfologi dan analisis molekuler.
Lokasi Penemuan dan Metode Penelitian
Spesies baru ini ditemukan di perairan pesisir Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kedua spesimen dikoleksi pada 21 Agustus 2025 menggunakan jaring tangan berukuran halus. Hingga penelitian dipublikasikan, Tomiyamichthys oriens hanya diketahui berasal dari wilayah tersebut sehingga diduga memiliki persebaran yang sangat terbatas.
Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan taksonomi integratif yang mengombinasikan analisis morfologi dan molekuler. Kedua spesimen difoto dalam kondisi segar, diawetkan, kemudian diukur menggunakan mikroskop stereo dan kaliper digital dengan ketelitian hingga 0,01 mm. Peneliti melakukan penghitungan karakter meristik, seperti jumlah jari-jari sirip, jumlah sisik, jumlah tapis insang (gill rakers), serta berbagai pengukuran morfometrik yang kemudian dibandingkan dengan seluruh spesies Tomiyamichthys yang telah dideskripsikan sebelumnya.
Selain karakter morfologi, jaringan otot ikan juga dianalisis menggunakan DNA barcoding. Sekuen DNA yang diperoleh dibandingkan dengan data GenBank dan dianalisis menggunakan metode filogenetik Bayesian untuk mengetahui hubungan kekerabatan dengan spesies lain dalam genus yang sama.
Perbandingan Mendalam Antar Spesies
Hasil penelitian membuktikan bahwa kedua spesimen tersebut merupakan spesies baru yang kemudian diberi nama Tomiyamichthys oriens. Nama oriens berasal dari bahasa Latin yang berarti “timur” atau “matahari terbit”, mengacu pada warna jingga cerah tubuh ikan sekaligus lokasi penemuannya di Banyuwangi yang dikenal sebagai “The Sunrise of Java“.
Secara morfologi, spesies ini memiliki kombinasi karakter yang unik. Jantan memiliki dua filamen memanjang pada duri kedua dan ketiga sirip punggung pertama, sedangkan tubuhnya dihiasi lima bercak jingga terang di sisi badan yang menjadi ciri khas spesies ini.
Identifikasi spesies baru semakin kuat setelah dibandingkan dengan kerabat terdekatnya, Tomiyamichthys hyacinthinus dari Jepang. Walaupun keduanya memiliki pola warna dan bentuk tubuh yang serupa, T. oriens memiliki jumlah jari-jari sirip dada lebih banyak, jumlah sisik longitudinal lebih tinggi, jumlah tapis insang lebih sedikit, serta jumlah jari-jari bercabang pada sirip ekor yang lebih rendah (13 dibandingkan 14–15).
Perbandingan juga dilakukan dengan T. eyreae dari Papua Barat dan T. latruncularius yang tersebar di Indonesia. Dibandingkan T. eyreae, T. oriens memiliki lebih banyak jari-jari sirip dada, lebih banyak tapis insang, jumlah sisik longitudinal yang lebih tinggi, serta tidak memiliki dua deret bercak putih besar pada sisi tubuh yang menjadi ciri khas T. eyreae.
Temuan morfologi tersebut diperkuat oleh hasil analisis DNA. Sekuen gen COI menunjukkan adanya perbedaan genetik sebesar sekitar 3,1% terhadap T. hyacinthinus, sementara jarak genetik dengan spesies lain bahkan lebih besar. Pohon filogenetik juga menempatkan T. oriens sebagai garis keturunan tersendiri yang berkerabat dekat dengan T. hyacinthinus, tetapi tetap membentuk cabang yang berbeda. Kombinasi bukti morfologi dan molekuler ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk menetapkan Tomiyamichthys oriens sebagai spesies baru.
Artikel terkait: Wibowo, K., Pratiwi, H. M., Dharmayanthi, A. B., Tjiptadi, D., Tarmini, W., Priyadi, A., & Kusumah, R. V. (2026). Tomiyamichthys oriens, a new species of shrimpgoby (Teleostei, Gobiidae) from the coast of Banyuwangi, East Java, Indonesia. ZooKeys, 1283, 67–77. https://doi.org/10.3897/zookeys.1283.194940