Kura-Kura Sulcata: Raksasa Padang Rumput yang Terancam Punah

Kura-Kura Sulcata: Raksasa Padang Rumput yang Terancam Punah

Dunia herpetofauna selalu penuh dengan kejutan, salah satunya adalah keberadaan kura-kura unik dengan ketahanan luar biasa terhadap lingkungan keras. Kura-kura sulcata (Centrochelys sulcata), atau lebih dikenal sebagai kura-kura Afrika, merupakan spesies yang berasal dari wilayah Sahel di Afrika, meliputi negara-negara seperti Chad, Sudan, dan Etiopia. Kura-kura ini tidak hanya menarik karena kemampuannya bertahan hidup di kondisi ekstrem, tetapi juga karena perannya dalam ekologi.

Ukuran tubuh menakjubkan

Menempati urutan ke-3 sebagai kura-kura dengan ukuran terbesar di dunia. Ukuran tubuh dewasa kura-kura sulcata rata-rata mencapai panjang 100 cm dan bobot tubuh berkisar antara 50 hingga 100 kg. Ciri khas hewan ini dapat ditandai dari bagian cangkang, yang besar dan kaku memiliki pola alur yang dalam. Pola inilah yang menjadi asal nama sulcata, yaitu ‘sulkus’ yang berarti alur.

Selain cangkang yang unik, bagian tubuh sulcata yang menarik adalah kakinya. mereka memiliki kaki depan yang lebih panjang dibandingkan kaki belakang, untuk membantu mereka dalam menggali lubang sehingga dapat berlindung dari panas.

Perilaku makan dan kehidupan sosial

Sebagai hewan herbivora, makanan kura-kura sulcata terdiri dari berbagai jenis tumbuhan. Mereka memakan rumput, daun, bunga, dan tanaman lainnya yang ditemukan di lingkungan padang rumput dan semak belukar.

Untuk bersosialisasi, kura-kura sulcata membentuk kelompok kecil. Kemudian mereka akan berjemur dan mencari makanan bersama-sama.

Ancaman terhadap populasi

Memainkan peran penting dalam ekosistem, mereka melakukan banyak hal seperti mendukung penyebaran biji tanaman, mengontrol aerasi dan pertumbuhan vegetasi, juga menyuburkan tanah dengan kotorannya.

Dengan segala perannya bagi ekologi, sayangnya, IUCN (International Union for Conservation of Nature) mencatat bahwa hewan ini terancam punah disebabkan oleh hilangnya habitat alami akibat kegiatan manusia seperti pertanian dan urbanisasi.

Selain itu, penyebab lain seperti perburuan untuk perdagangan hewan peliharaan eksotis juga memberikan tekanan tambahan pada populasi mereka. Sehingga, upaya konservasi sangat dibutuhkan untuk melindungi spesies ini dari penurunan populasi dan kepunahan.

 

Penulis: Hani